Jual Keripik Jamur Lampung

Twitter
Facebook
Keripik Jamur Lampung
Kode Produk A72
Harga Keripik Jamur Rp 26,000
 Keterangan Produk Keripik jamur tiram dibuat dari bahan alami, Original, Dijamin Enak, Asli Lampung
Produksi Keripik Anekasarirasa - Asli Bandar Lampung
Berat Keripik Jamur 2 Ons
Stok Keripik Jamur Ada
Pemesanan
Pemesanan Keripik Jamur, Hubungi

Macam-Macam Keripik Jamur (@detheas)


Keripik Jamur – Masyarakat di Indonesia tentu sudah sangat mengenal dengan camilan atau oleh – oleh khas Lampung berupa Keripik Jamur. Keripik Jamur merupakan salah satu olahan tanaman jamur yang dibudidayakan di kota Lampung dan sekitarnya.

Hasil produksi tanaman budidaya jamur yang berlimpah, membuat usaha industri Keripik Jamur aneka rasa semakin berkembang pesat. 

Keripik Jamur Lampung @anekasarirasa

Jamur – jamur yang sudah dibersihkan dan ditiriskan, kemudian diberi sedikit adonan. Adonan ini terdiri dari tepung beras, tepung terigu, bumbu – bumbu seperti bawang putih, lada, garam dan sedikit penyedap rasa.

Kemudian jamur digoreng hingga mengering atau tekstur menjadi renyah dan garing. Aneka macam Keripik Jamur kini sudah tersedia di pasaran. Biasanya, memakai jenis jamur tertentu. Misalnya jamur tiram yang sudah sangat populer. Selain itu ada juga jamur merang maupun jamur kancing.

Kerenyahan Keripik Jamur sangat menggoda selera. Sesuai untuk pendamping lauk ataupun camilan dan sebagai oleh – oleh atau buah tangan ketika datang ke kota Lampung.

Nutrisi pada jamur


Jamur merupakan salah satu tanaman yang sangat bergizi tinggi. Jika sang buah hati kurang suka dengan sumber protein seperti ikan atau daging ayam dan daging sapi, ibu – ibu dapat mencoba alternatif jamur agar asupan kebutuhan protein si kecil dapat terpenuhi.

Lagipula, cita rasa jamur juga sangat lezat. Dijamin anak – anak tidak akan menolak dan malah merasa ketagihan. 

Lihat Produk Keripik Khas Lampung -----> Keripik Pisang Aneka

Kandungan nutrisi pada jamur juga cukup lengkap, antara lain sembilan jenis asam amino, vitamin C, vitamin D, vitamin B serta mineral. Sementara itu, kandungan mineral yaitu kalium, fosfor, kalsium, natrium serta rendah lemak dan non kolesterol.

Bahkan, beberapa penelitian di luar negeri menyebutkan jika jamur juga menjadi obat untuk mengurangi risiko anemia, diabetes, lever dan anti kanker.

Macam – macam Keripik Jamur


Keripik Jamur tiram

Keripik Jamur tiram dibuat dengan adonan tepung yang sudah diberi bumbu seperti garam, merica, dan bawang putih. Rasa renyah berpadu gurih, sangat cocok untuk pelengkap lauk ataupun camilan oleh – oleh.

Jamur tiram adalah salah satu jamur yang paling banyak dibudidayakan. Selain mudah dari segi perawatan, hasil panen pun cukup berlimpah. Yaitu sekitar 2- 3 kali setiap bulan.

Berbentuk mirip tiram yaitu berwarna putih mutiara, seperti tudung di bagian puncaknya, lalu terdapat batang yang menyatu di akar. Jamur tirm yang hidup di daerah dengan kadar air di bawah 60% akan sulit menyerap sari makanan. Sehingga pertumbuhannya bakal terganggu. Sebaliknya, jamur tiram yang tumbuh di lingkungan dengan kadar air berlebih malah mudah terserang penyakit seperti busuk akar.

Dalam pertumbuhannya, jamur tiram harus dipertahankan kadar suhu antara 22 – 28 derajat celcius. Kelembapan ideal antara 60 – 80 %. Akan tetapi, pada fase pembentukan tubuh buah, suhu harus mencapai 16 – 22 derajat celcius dengan kelembapan mencapai 80 – 80 %. Pada saat perawatan, jamur tiram juga membutuhkan sinar matahari dan oksigen rata – rata 10%.

Keripik Jamur merang

Jamur merang merupakan jamur yang hanya dibudidayakan pada media merang atau tangkai padi yang sudah tidak dipakai atau usai panen.

Dalam perkembangannnya, jamur kemudian dibudidayakan dalam media alternatif yaitu limbah biji kopi, ampas batang aren, ampas sagu, sisa kapas, kulit pala, bahkan limbah kelapa sawit dan limbah pabrik kertas.

Tubuh buah jamur merang yang muda memiliki bentuk bulat telur, berwarna cokelat gelap keabu – abuan, dan akan ditutupi selubung. Nantinya, selubung akan sobek dan terangkat ke atas, sisa selubung kemudian akan menjadi cawan berwarna cokelat muda. Cawan yang telah terbuka akan membentuk bilah. Bilah ini yang akan tumbuh menjadi buah stadia. Pada masa stadia, jamur merang akan siap untuk dipanen.

Syarat lingkungan suhu yang dibutuhkan jamur merang, antara 30 35 %. Sementara suhu berkisar 27 – 30 derajat celcius. Agar tumbuh dengan baik, jamur merang juga butuh asupan cahaya matahari yang teduh alias tidak boleh terkena paparan secara langsung.

Keripik Jamur kuping

Tak kalah renyah dan gurih, jamur kuping juga bisa menjadi bahan untuk pembuatan Keripik Jamur. Biasanya jenis jamur kuping ada 2 varian. Yaitu, jamur kuping tikus dan jamur kuping gajah.

Jamur kuping tikus berdaging lebih tipis dengan warna yang terang, sementara jamur kuping gajah warnanya cenderung gelap, dan memiliki daging tebal serta alot.

Untuk membudidayakan jamur kuping, diperlukan lingkungan yang kondisinya sejuk seperti dataran tinggi atau pegunungan. Jamur kuping bisa tumbuh pada media kayu yang lapuk, terutama kayu pinus. Dengan kisaran suhu 16 – 36 derajat celcius. 

Daya tahan Keripik Jamur

Setelah mengalami proses pengolahan. Keripik Jamur juga bisa diberi inovasi dengan aneka varian rasa, seperti balado, pedas manis, atau rasa – rasa yang manis. Tentu saja inovasi ini mengikuti dengan selera pasar yang terkadang lebih senang rasa original. 

Agar Keripik Jamur bisa tahan lama hingga 1 – 2 bulan selama pengemasan dan bisa dibawa ke luar kota bahkan manca negara, keripik harus benar – benar diperhatikan packagingnya. 

Kunci agar Keripik Jamur bisa bertahan lama adalah menggoreng hingga kering. Potongan jamur pun harus memakai alat khusus agar bisa tipis dan seragam. Semakin tipis maka akan lebih renyah dan kadar minyak yang meresap tidak terlalu banyak sehingga rasanya bisa krispy nan garing.

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi kadar minyak pada hasil penggorengan Keripik Jamur adalah memakai alat pemeras minyak atau mesin pengering. Dengan alat ini maka kadar minyak pada produk Keripik Jamur akan lebih sedikit dan menjadi lebih kering.

Setelah itu, produk Keripik Jamur dapat dikemas dalam plastik atau wadah yang disediakan serta diberi label produksi serta tanggal kadaluwarsa.

Pemasaran Keripik Jamur

Usai proses pengeringan dan pengemasan, Keripik Jamur dapat dipasarkan ke beberapa tempat di wilayah Lampung. Namun, tidak menutup kemungkinan oleh – oleh khas Lampung ini juga tinggi peminat di sekitar wilayah kepulauan Riau, Palembang, Aceh, hingga Sumatera Barat dan Sumatera Utara. 

Jangkauan bisa lebih luas lagi, apabila produsen mau sedikit berusaha memasarkan melalui media online seperti situs jual beli online, media sosial ataupun website resmi.



Ini Dia 5 Jenis Keripik Jamur dan Cara Membuatnya (@Afriza)


Cemilan goreng selalu menjadi favorit banyak orang. Selain rasa yang gurih, sensasi kriuknya mampu membuat ketagihan. Salah satu cemilan lezat yang disukai banyak orang yakni keripik jamur.Bukan hanya jamur tiram, ada banyak jenis jamur lain yang juga tak kalah lezat dinikmati dalam bentuk keripik yang krispi.

Menurut detik Food, keripik jamur banyak diproduksi masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur. Beberapa industri rumahan memproduksi keripik tersebut, beberapa lain melakukan budi daya jamur untuk menyediakan bahan baku. Pembuatan keripik jamur bahkan dilakukan secara massal dan dijadikan bisnis yang menjanjikan.

Di antara semua ragam jamur, ada tiga jenis yang populer diproduksi sebagai keripik. Ketiga jenis tersebut yakni jamur tiram, jamur kuping dan jamur merang. Jamur tiram merupakan yang paling populer di antara ketiganya. Alasan pemilihan tiga jenis jamur ini bukan lain karena bahan baku yang mudah didapat.

Pelaku usaha budi daya jamur lebih menyukai jamur tiram, kuping dan merang dibanding menanam jamur jenis lain. Pasalnya, ketiga jenis tersebut lebih mudah dibudidayakan. Bahkan individu dan rumah tangga pun dapat melakukan budi daya jamur tersebut. Alhasil, ragam jamur tersebut lah yang mudah ditemui di pasaran, baik dalam bentuk mentah ataupun keripik.

Namun sebetulnya hampir semua  jenis jamur dapat diolah menjadi keripik. Meski kandungan airnya cukup tinggi, jamur sangat mudah dibuat menjadi cemilan kering yang tahan lama. Berikut lima jenis keripik jamur yang lezat beserta resep yang mudah dipraktekkan. Bahkan ibu rumah tangga juga dapat memproduksi sendiri beragam keripik jamur yang gurih lagi renyah ini.

Keripik Jamur Tiram

Inilah jenis jamur favorit yang banyak diproduksi menjadi keripik. Jumlah produsen keripik jamur tiram cukup banyak hingga tak sulit mendapatkan kudapan tersebut. Keripik jamur Tiram biasanya dijual dengan beragam rasa yang lezat.

Ukuran jamur tiram cukup lebar sehingga perlu disuwir sebelum dibuat keripik. Jamur berwarna putih tersebut juga perlu direbus terlebih dahulu lalu diperas airnya sebelum dilumuri bumbu dan tepung. Industri keripik jamur biasanya menggunakan mesin dryer untuk mengeringkannya. 

Setelah meniriskan air yang terkandung dalam jamur, proses pembuatan keripik pun siap dilakukan. Mengintip proses produksi salah satu industri keripik jamur di Sidoarjo, Jamur Tiram Kurnia, berikut cara pembuatannya dilansir Detik Food.

Jamur yang telah direbus dan diperas airnya, siap dibalur dengan telur, tepung dan bumbu. Tahap pertama, buat bumbu halus berupa bawang putih, garam, kemiri dan ketumbar. Campurkan bumbu halus tersebut bersama telur, lalu kocok rata.

Celupkan jamur pada telur berbumbu, lalu taburi tepung terigu dalam jumlah banyak hingga jamur bertekstur kering dan tidak lengket atau tidak menempel satu sama lain. Tahap selanjutnya, goreng jamur yang sudah terbalur tepung di dalam minyak goreng panas. Pastikan jamur digoreng dengan minyak yang banyak hingga terendam.

Setelah kuning keemasan, angkat jamur dan tiriskan. Sebelum dikemas ataupun dimasukkan ke dalam wadah, tiriskan minyak terlebih dahulu hingga tuntas. Di dalam industri biasanya digunakan mesin spinner untuk meniriskan minyak. Jika ingin menambah rasa, tambahkan bumbu aneka rasa pada keripik jamur yang telah ditiriskan. Yummy, rasanya lezat lagi gurih mantap untuk cemilan di sore hari.

Keripik Jamur Kancing

Jamur bulat, tebal dan berwarna cokelat muda itu juga dapat disulap menjadi keripik yang renyah dan garing. Jamur Kancing atau champignon memiliki cita rasa yang cukup unik saat diolah menjadi keripik. Jika dipadu padankan, maka rasanya mirip dengan keripik paru. Tentunya krispi, lezat dan sangat gurih.

Meski melalui proses penggorengan, keripik jamur kancing cukup aman untuk kesehatan. Pasalnya, jenis jamur berbentuk mirip kancing ini memiliki kandungan kalori yang rendah serta kaya akan serat. Sayangnya produsen keripik jamur kancing tak sebanyak jamur tiram. Meski demikian, kudapan lezat dan sehat ini dapat ditemui di beberapa sentra oleh-oleh di tanah Jawa.

Lalu bagaimana cara membuat keripik jamur kancing? Begini proses pembuatannya dikutip dari laman Momylicious.com. Bahan yang dibutuhkan; jamur kancing, telur, garam, lada bubuk, parutan bawang putih, minyak untuk menggoreng, serta campuran tepung beras, tepung terigu dan tepung tapioka dengan perbandingan 2:1:1.

Langkah pertama membuat keripik jamur kancing yakni dengan mengiris jamur setipis mungkin. Setelah itu, balur irisan jamur dengan tepung. Lalu balur kembali pada kocokan telur yang telah dibumbui garam, kaldu bubuk, lada dan bawang putih. Tahap pencelupan belum usai. Setelah dilapisi telur, balur kembali irisan jamur pada tepung. Setelah itu baru digoreng di dalam minyak panas hingga tenggelam.Angkat dan tiriskan jika keripik jamur kancing sudah berwarna kuning keemasan.

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan keripik jamur kancing ialah ketelatenan. Lakukan iris demi iris jamur di setiap tahap pencelupan atau pelapisan tepung. Hal yang sama pula dilakukan saat penggorengan. Masukkan satu per satu, irisan per irisan jamur kancing ke dalam minyak panas. Hal ini dilakukan agar keripik tak menempel satu sama lain ataupun menggumpal saat matang.

Keripik Jamur Kuping

Jamur kuping terbilang cukup sulit untuk dibuat keripik. Meski renyah saat matang, keripik jamur kuping mudah basah kembali saat dingin. Karena itulah tak banyak industri keripik jamur yang memproduksinya. Meski bukan berarti tidak ada.

Keripik jamur kuping sebetulnya tak kalah lezat dibanding keripik jamur tiram dan kancing jika pandai mengolahnya. Jenis keripik jamur ini pun memiliki gizi tinggi. Disebutkan bahwa jamur kuping mengandung antikoagulan yang dapat mencegah penyakit jantung dan stroke. 

Ada beberapa tips dan trik untuk membuat keripik jamur kuping yang renyah tahan lama. Menurut blog okefoods, air es menjadi rahasia dibalik kerenyahan keripik jamur berwarna cokelat kehitaman tersebut. Air es tersebut digunakan saat melarutkan tepung untuk baluran jamur.

Lebih lengkap, ada dua pembagian jenis bahan yang dibutuhkan untuk membuat keripik jamur kuping. Bahan basah yakni jamur kuping, air es serta minyak sayur. Kedua yakni bahan kering berupa tepung beras, tepung tapioka, parutan bawang putih, lada bubuk, kaldu bubuk dan garam.

Cara membuatnya, cuci bersih jamur dan peras airnya hingga kering. Larutkan bawang, garam, lada dan kaldu bubuk dengan air es. Setelah itu, campurkan tepung beras dan tapioka.Lapisi jamur kuping pada adonan tepung lalu goreng deep fry dalam minyak panas. Angkat keripik yang sudah berwarna kecoklatan, lalu tiriskan minyaknya. Untuk menjaga kerenyahan, simpan dalam wadah atau kemasan kedap udara.

Keripik Jamur Merang

Rasa jamur merang sangat unik dan sangat berbeda dengan jamur tiram yang banyak disukai masyarakat. Bagi sebagian orang, jamur merang tidak cocok di lidah. Namun hal itu bukan masalah karena saat diolah menjadi keripik, yakin tak ada yang mampu menyangkal kelezatan dan kerenyahannya. Apalagi jika ditambah bumbu aneka rasa, keripik jamur merang tak kalahlezat dengan keripik jamur tiram.

Ada beberapa industri cemilan yang memproduksi keripik jamur merang. Namun jenis keripik ini cukup sulit dijumpai. Jika tak menemui penjualnya, tak ada salahnya jika mencoba mengolahnya sendiri di rumah. 

Proses pembuatannya tak sulit dan tak banyak perbedaan dengan pembuatan keripik jamur secara umum. Pertama, siapkan bahan-bahan terlebih dahulu, yakni jamur merang, tepung beras, air, minyak goreng serta bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, ketumbar dan garam. Setelah itu mulailah proses pembuatan dengan mencuci bersih jamur merang yang telah diiris tipis. Jangan lupa tiriskan jamur terlebih dahulu setelah proses mencuci. 

Setelah itu, rendam jamur pada bumbu halus yang telah dicampur dengan air, diamkan selama 20 menit agar bumbu meresap. Setelah itu tiriskan, kemudian balur dengan tepung beras hingga semua bagian jamur terlapisi tepung. Goreng dalam minyak panas hingga terendam sempurna. Setelah matang, tiriskan dan campur dengan bumbu aneka rasa.Keripik jamur merang nan super gurih itu pun siap dinikmati.

Keripik Jamur Enoki

Jenis keripik jamur terakhir mungkin tak cukup familiar. Jamur enoki biasanya sedap saat disantap dalam sup ataupun salad. Siapa sangka jamur yang panjang itu dapat diolah menjadi keripik yang garing. Jamur Jepang tersebut sangat lezat ketika dibalur tepung, apalagi jika disantap bersama mayonaise dan saos sambal.

Di tanah air, belum dijumpai industri besar ataupun rumahan yang memproduksi dan menjual keripik jamur enoki. Jenis keripik ini masih sebatas kudapan rumah tangga.  Jika ingin membuatnya, berikut resep keripik jamur enoki yang dirilis food.detik.com.

Bahan yang dibutuhkan yakni; 200 gram jamur enoki putih, 1 putih telur ayam yang kocok dengan 1 sdm air hingga berbuih danminyak goreng. Adapun untuk lapisan tepung, aduk rata100 gram tepung terigu, 2 sdm tepung beras, ½ sdt soda kue, ½ sdt merica bubuk dan 2 sdt garam.

Adapun cara membuatnya, pertama potong bagian akar jamur lalu uraikan setiap jamur enoki hingga terpisah satu sama lain.Celupkan jamur pada putih telur, lalu lumuri dengan campuran bahan lapisan tepung. Pastikan jamur terbalut tepung secara rata.

Setelah itu, goreng jamur dalam minyak panas secara bertahap sedikit demi sedikit. Goreng hingga kering, lalu tiriskan. Untuk menyantap keripik jamur enoki ini, ada resep cocolan yang sangat pas. Yakni 100 ml mayonaise, 1 sdm saus cabai, ½ sdt mustard, 1 sdm air jeruk lemon, ½ sdt merica bubuk dan ½ sdt garam. Aduk rata bahan-bahan tersebut dan siap menjadi saus pendamping kudapan enoki yang renyah dan lezat.

Demikian lima jenis keripik jamur yang dapat ditemui di pasaran ataupun dapat dibuat bergaya rumahan. Apapun jenisnya, jamur memiliki gizi yang kaya terutama protein. Alhasil, selain rasa yang lezat, krispi lagi gurih, jenis kudapan ini juga kaya akan gizi. Jadi, dari kelima jenis keripik jamur di atas, mana favoritmu?



Keripik Jamur Lampung (@arlouch)
(Jamur Pangan)
Jamur merupakan organisme bersel satu dan tidak memiliki klorofil. Hidup dengan memperoleh makanan dari organisme lain, dalam ilmu sains disebut dengan heterotrof. Ada kurang lebih 70.000 spesies jamur di dunia. Di dalam jumlah yang luar biasa tersebut ada Jamur yang dapat dikonsumsi, yang kemudian disebut dengan jamur pangan dan ada juga jamur yang tak dapat dikonsumsi bahkan ada yang mengandung racun yang berbahaya bagi tubuh. Beberapa jenis jamur pangan yang biasa kita jumpai di Indonesia adalah Jamur Tiram (Berwarna putih, bentuk jamur cenderung besar dan bercabang dalam satu tangkai), Jamur kancing (volumenya cenderung kecil, tidak bercabang), Jamur Kuping (berwarna agak gelap, dan bertekstur sangat kenyal), Jamur Merang (memiliki cita rasa yang manis, dan bertekstur lembut), Jamur Payung(sesuai namanya, ruas tudung jamur ini cukup luas sehingga membentuk seperti payung, di beberapa negara jamur ini dikenal dengan jamur shitake / chinese black mushroom. Mulai sering dikonsumsi di Indonesia sejak tahun 2000).
Jamur pangan mulai dibudidayakan di Indonesia Sejak tahun 1955 namun dalam skala yang kecil. Baru pada tahun 1970 jamur mulai diprodeksi secara komersiel di wilayah jawa tengah, pada saat itu bibit masih diimpor dari Amerika Serikat, Jepang, Korea, dan Taiwan. Pada tahun 1988 Jamur tiram mulai masuk di Indonesia saat itu yang gempar membudidaya Jamur Tiram ini adalah petani di Cisarua, Jawa Barat.  Hingga tahun 1990 Jamur Kuping dan Jamur Shitake mulai dibudidayakan, kedua jamur ini menjadi salah satu komuditas yang memiliki nilai jual pada saat itu. Prospek keuntungan Jamur mulai dinotice oleh masyarakat hingga banyak petani, peternak pada saat itu mengubah haluan mata pencahariannya dan melakukan budidaya Jamur. Kegiatan budidaya terus berkembang sehingga mereka mulai mendirikan CV. Indonesia pun menjadi salah satu Negara penyuplai Jamur Pangan.

Mungkin bagi orang awam atau orang pedalaman, mendengar kata jamur saja langsung merasa jijik dan membayangkan organisme kecil beracun yang muncul disekitar batang pohon besar. Tapi lihatlah disekitar kita saat iniBerbagai jenis jamur dapat dengan mudah kita dapatkan, di pasar, pedagang pak sayur yang biasa lewat komplek perumahan, supermarket semua tersedia dalam berbagai bentuk dan kemasan. Tak jarang pula kita temukan masakan yang berbahan dasar Jamur Pangan.  Mulai dari sup Jamur, tumis jamur, sate jamur, mie ayam jamur, dan juga cap jay jamur. 

(Manfaat berdasarkan jenis jamur)
Tidak hanya Jenisnya yang banyak Jamur pangan juga kaya akan manfaat. Wah pas nih sambil menyelam minum air. Sudah bisa makan masakan jamur yang lezat, kita juga dapat banyak manfaat yang baik untuk tubuh kita.

Secara umum Jamur mengandung Protein yang tinggi, cocok buat yang ingin mendapatkan protein tinggi tapi kantong sedang kering ataupun bagi kaum vegetarian nih. Tidak hanya itu saja Jamur juga memiliki kandungan karbohidrat, vitamin b1, b2, b3, b5, b6, b7, b12 dan asam folat
Ternyata beda jenis jamur beda juga manfaatnya lho. Berikut adalah manfaat jamur menurut jenisnya:

Jamur Tiram
Mengurangi kolesterol Jahat, meningkatkan daya tahan tubuh, menghancurkan virus tumor, menurunkan tekanan darah, menjaga kondisi jantung, hingga menekan timbulnya kanker prostat
Jamur Merang
mengandung kolesterol rendah, mencegah timbulnya kanker, dan cocok untuk diet
Jamur Payung
Melancarkan sirkulasi darah, sebagai sumber energi, dan meredakan gangguan hati.
Jamur Kuping
mengatasi hipertensi, anemia, mengobati ambeien, mengurangi penyakit panas akibat luka bakar.
Jamur Enokitake
Jamur ini hanya muncul di daerah beriklim salju. Salah satu jamur yang sering digunakan untuk pengobatan tradisional Cina, biasanya digunakan untuk mengobati susah buang air besar.
Jamur Maitake
Jamur ini sangat langka, saking langkanya harganya hampir sama dengan harga perak murni. Menurut Prof. Dr. Hiroki Nanba seorang peneliti jamur dari Jepang mengatakan bahwa Jamur Maitake bermanfaat untuk mengobati kanker dan sebagai alternatif bagi penderita HIV/AIDS
Jamur Matsutake
Jamur ini mudah dijumpai di Negeri Sakura, berukuran jumbo. Jamur ini juga merupakan jenis jamur yang langka. Hanya bisa dipanen pada saat musim gugur di wilayah tertentu saja. Tak heran biasanya jamur ini digunakan untuk bahan pangan yang mewah seperti dipanggang seperti steak, dan untuk bahan sup. Jamur matsutake memiliki manfaat untuk memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh, mencegah kanker, menyembuhkan maag, melancarkan metabolisme dalam tubuh, membantu membentuk badan ideal. Mungkin ini salah satu faktor penyebab banyak warga Jepang yang hidup sehat dan panjang umur.

(Cara Membuat Keripik Jamur)
Bagaimana food lovers, setelah membaca segudang manfaat dari organisme heterotrof ini, apakah kalian sudah tertarik untuk mencicipi Jamur Pangan?. Ada banyak masakan yang mudah dibuat dengan menggunakan jamur lho. Tapi buat kalian yang suka nyemil tapi takut gemuk. Salah satunya adalah ini nih. Keripik Jamur, selain bikin kenyang dengan kandungan karbohidratnya, inget dong kandungan lemak dan kolesterol dalam jamur sangatlah rendah. 

Berikut adalah resep membuat keripik Jamur. adapun bahan yang diperlukan:
-          Jamur Tiram (petik dan pisahkan ruas – ruas jamur terlebih dahulu)
-          Tepung beras secukupnya
-          1 buah telur
-          Kemiri
-          Bawang putih
-          Garam
-          Ketumbar

Proses pembuatan Keripik Jamur
-         Pertama bersihkan jamur tiram, peras perlahan hingga kandungan air dalam jamur keluar (hal ini dilakukan untuk mengurangi aroma khas jamur yang cukup kuat)
-          Suir – suir jamur yang sudah bersih, Perlu diperhatikan jangan menyuir Jamur terlalu kecil
-          Didihkan air secukupnya
-          Setelah mendidih masukkan jamur dan rebus kurang lebih selama 3 menit
-          Haluskan kemiri, bawang putih dan ketumbar dalam blender.
-          Campurkan bumbu yang telah diblender tadi dengan tepung beras, aduk hingga rata
-          Tambahkan 1 buah telur dalam adonan, aduk kembali hingga benar benar rata
-          Kemudian tuangkan jamur yang sudah disuir- suir ke dalam adonan tersebut. Selanjutnya ayak dengan perlahan, agar tepung yang menempel membuat tekstur jamur menjadi lebih lembut.
-          Setelah tercampur dengan rata, gorenglah jamur hingga matang
-          Tiriskan jamur dan jamur siap untuk menjadi kudapan anda
-          Agar keripik jamur lebih tahan lama dan untuk menjaga kerenyahan keripik, simpanlah keripik ke dalam toples atau plastik kedap udara.

Pembasan Mengenai Jamur Sebagai Keripik (novelitoei)

Jamur (lampung)adalah jenis makanan baru yang muncul di masyarakat.
jenis makanan ini memang tidak sepopuler ayam goreng karena jamur (lampung)hanya dikonsumsi oleh masyarakat yang disekitar tempat budi daya jamur. Jamur (lampung)sudah dikenal sejak zaman dahulu. Awalnya, jamur (lampung)yang dikonsumsi didapatkan langsung dari alam mulai dari memetik dan memakannya menjadikan pengalaman yang berharga untuk memberikan pengetahuan jenis racun dan mengelompokkan spesies-spesies jamur (lampung)yang bisa dimakan sampai pada akhirnya terdapat ribuan spesies jamur (lampung)yang bisa dimakan. Lebih dari 200 spesies jamur (lampung)digunakan sebagai pengobatan tradisional, kurang lebih 35 spesies jamur (lampung)sudah dibudidayakan secara komersial di dunia, dan kurang lebih 20 jenis jamur (lampung)sudah dibudidayakan pada skala industri. Jamur (lampung)budidaya tersebut adalah berupa jamur yang dapat dimakan dan jamur (lampung)yang tidak dapat dimakan tapi, mempunyai manfaat sebagai obat.

Produksi jamur (lampung)budidaya di dunia pada tahun 1994, baik yang bisa dimakan mau pun yang digunakan sebagai obat tercatat sebanyak 4909,3.103 ton dan meningkat menjadi 6158,4.103 ton pada tahun 1997. Para ahli percaya, bahwa jamur (lampung)mengandung banyak senyawa yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi.

Seiring berkembangnya zaman, sekarang kalian sudah mengenal spesies jamur (lampung)yang dapat dimakan dan salah satunya adalah jamur (lampung)tiram yang mempunyai nama latin Pleurotus.

Menurut Sri Listyowati, jamur (lampung)adalah sumber pangan nabati yang mengandung gizi tinggi. Jamur (lampung)mengandung protein, lemak tidak jenuh, serat, asam amino esensial,
vitamin, mineral, hormon, enzim, dan senyawa aktif. Jamur (lampung)sudah dikenal sebagai makanan yang lezat.
Menurut Jaelani, jamur (lampung)tiram mempunyai sifat utama yaitu mengandung kalori rendah, lemak rendah, tetapi mempunyai kandungan serat dan mineral tinggi. Bahkan, beberapa jamur (lampung)dianggap dapat menurunkan kolesterol, tekanan darah, liver, pasien diabetes, menurunkan berat badan, berserat tinggi sehingga membantu dalam proses pencernaan, antiviral, antikanker, mudah proses pemasakannya, melawan AIDS, sebagai antijamur, antibakteri, dan antivirus, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan dapat membunuh serangga dan nematoda.

Jamur (lampung)sudah dikenal orang sebagai makanan yang enak karena kandungan asam glutamatnya yang mempunyai peran sebagai penguat mau pun penyedan rasa. Dalam 100 gram jamur (lampung)terdapat protein, lemak, karbohidrat, serat, abu, thiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), tripsin, asam folat, dan sodium. Protein yang dikandung dalam jamur (lampung)tiram jumlahnya dua kali lipat protein yang dikandung dalam asparagus, kol mau pun kentang; empat kali lipat dari tomat dan wortel; enam kali lipat dari buah jeruk. Tripsin pada jamur (lampung)memiliki peranan penting dalam proses pencernaan, terutama pada pencernaan di dalam usus kecil. Garam mineral dalam jamur (lampung)ini lebih tinggi dibandingkan dengan garam mineral daging lembu dan domba, begitu juga jumlahnya hampir dua kali lipat dari jumlah garam mineral yang terdapat dalam sayuran lainnya.
Beberapa mineral penting yang terkandung dalam jamur (lampung)antara lain zat besi, fosfor, natrium, kalium, dan kalsium.

Menurut Jaelani, jamur (lampung)tiram putih mengandung senyawa polisakarida yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan senyawa tersebut berupa polisakarida lentinan, yang sangat berguna untuk mengobati dan menekan pertumbuhan sel-sel kanker.

Setelah kalian tahu asal-usul jamur (lampung)tiram beserta kandungan gizi dan manfaatnya, kalian perlu mensosialisasikan jamur (lampung)sebagai bahan pangan yang harus dikembangkan di Indonesia. Cara-cara mensosialisasikan jamur (lampung)tersebut adalah dengan memperkenalkan jamur (lampung)dalam bentuk variasi yang unik seperti mencampurkan jamur (lampung)ke dalam sup atau mie, membuat sosis dari jamur, atau pun menjadikan jamur (lampung)menjadi makanan siap saji yang tidak kalah dengan ayam goreng contohnya saja membuat keripik dari bahan dasar jamur.

Keripik jamur (lampung)adalah jenis makanan ringan yang menggunakan bahan dasar tepung terigu dan jamur (lampung)tiram yang dengan mudah kalian dapatkan di pasaran karena berkembangnya budidaya jamur (lampung)ada di mana-mana sehingga kalian tidak susah mendapatkannya.

Rasa dari keripik jamur (lampung)yang gurih, renyah, dan sehat membuat jenis camilan ini bisa dengan mudah diterima masyarakat umum. Apalagi dengan mengusung tema makanan sehat dan bebas kolesterol yang diusung oleh segala jenis masakan berbahan dasar jamur (lampung)membuat permintaan akan keripik jamur (lampung)semakin meningkat.

Keripik jamur (lampung)paling enak dinikmati untuk camilan dengan minuman sirup saat sore atau siang hari. Keripik jamur (lampung)adalah camilan yang berasal dari daerah Bandung.

Proses pembuatan keripik jamur (lampung)sebenarnya sangat sederhana, hampir sama dengan membuat ayam goreng, bedanya adalah untuk membuat keripik jamur (lampung)hanya menambahkan proses spinner dan menggorengnya lebih lama saja. Usaha menjual keripik jamur (lampung)masih cukup potensial karena harganya masih cukup tinggi dan segmentasi pemasarannya masih cukup terbatas.

Keripik jamur (lampung)banyak mempunyai penggemar di kalangan para penikmat kuliner, karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah diluar dan basah di dalam membuat sensasi tersendiri bagi lidah. Apalagi dengan keunggulan dari bahan bakunya yaitu jamur (lampung)tiram yang murah, tanpa kolesterol, dan mengandung berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, banyaknya masyarakat di Indonesia yang masih kurang dalam mengkonsumsi sayuran membuat jamur (lampung)menjadi alternatif yang baik karena selain mempunyai kandungan lauk, jamur (lampung)juga mempunyai kandungan sayur sekaligus. Alternatif pangan tersebut adalah dengan mengolah jamur (lampung)tiram.

Bahan-bahan yang kalian perlukan untuk membuat keripik jamur (lampung)adalah :
·         Jamur (lampung)tiram
·         Telur
·         Minyak goreng
·         Tepung terigu berprotein sedang
·         Baking powder
·         Bawang putih
·         Garam
·         Merica bubuk
·         Tepun terigu sebagai tepung pelapis
·         Tepung maizena
·         Kaldu ayam bubuk
·         Bumbu

Cara membuat keripik jamur (lampung):
1.       Jamur (lampung)tiram direbus dengan air dan diberi sedikit garam. Ditunggu sampai mendidih sampai jamur (lampung)tiram layu
2.       Jamur (lampung)tiram diangkat dan ditiriskan sampai kandungan airnya sedikit dan ditunggu sampai dingin
3.       Setelah dingin, jamur (lampung)disiapkan untuk dipotong-potong
4.       Bahan kering dicampur semua kemudian diaduk rata
5.       Jamur (lampung)yang sudah dipotong, dimasukkan ke dalam adonan pelapis, diaduk sampai semua permukaan jamur (lampung)tertutupi adonan pelapis
6.       Jamur (lampung)dibalur putih telur sampai semua permukaan jamur (lampung)terkena putih telur
7.       Jamur (lampung)diambil lagi dan dimasukkan ke dalam adonan pelapis sambil diremas-remas
8.       Jamur (lampung)digoreng dengan minyak banyak sampai kering

Dengan adanya pengolahan jamur (lampung)ini diharapkan dapat menambah nilai jual jamur (lampung)karena sudah diolah, dapat menambah variasi dalam mengolah jamur, dan jamur (lampung)semakin dikenal masyarakat serta menambah umur simpan dari jamur (lampung)itu sendiri.

Manfaat yang kalian terima adalah kalian akan mengetahui cara mengolah jamur (lampung)dan kalian bisa memanfaatkannya untuk membuka usaha atau lapangan kerja.


Jangan Lupa Baca: FAQ, Cara Pemesanan, Testimoni
 
OLEH - OLEH LAMPUNG | Pusat Makanan Khas Lampung Online | Jalan Bumi Manti 03 Kampung Baru UNILA, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung | Kode Pos 35141 | Support: Onlineshop Indonesia