Cuka/Cuko Pempek Kering Lampung

Twitter
Facebook
Kode Produk A71
Harga Cuka Kering Rp 20,000
Keterangan Cuka
  • Cuka kering Asli
  • Dibuat dari bahan alami
  • Tanpa Monosodium Glutamat (MSG)
  • Praktis
  • Tahan 1/2 Tahun
Produksi Iyen - Bandar Lampung
Netto 3 Ons
Stok Cuka Ada
Pemesanan
Untuk Memesan Cuka Kering, Silahkan Hubungi   

Pengiriman Keseluruh Indonesia via JNE

Pembahasan Lengkap (Cuka Kering) - @dtheas



Cuka Kering -  Cuka kok kering? Bagi orang – orang yang masih awam, tentu saja dahi akan mengkerut ketika mendengar istilah Cuka Kering. Padahal, oleh – oleh khas Lampung ini begitu populer bahkan hingga ke mancanegara.

Kelezatan pempek yang fenomenal, membuat banyak orang yang mungkin tinggal di perantauan atau jauh di luar negeri juga rindu akan oleh – oleh khas kampung halaman di Lampung. 

Ingin Beli Pempek Lampung? KLIK -----> Pempek Lampung 123

Meskipun bisa membuat sendiri, akan tetapi tentu rasanya akan jauh berbeda dengan aslinya. Oleh karena itu, menjawab permasalahan banyaknya wisatawan yang ingin membawa pulang oleh – oleh pempek dan saus cuka kembali ke tempat tinggalnya yang jauh atau berada di luar kota, maka dibuat kemasan yang praktis dan awet tahan lama. 

Cuko Pempek @curvetube

Cuka Kering yang dijadikan saus pelengkap pempek menjadikan segalanya terasa lebih praktis dan mudah untuk menikmati pempek. Meskipun tidak harus datang langsung ke Lampung atau Palembang. 

Sejarah dan asal – usul Cuka

Cuka diyakini para peneliti dan sejarawan sudah ada sejak zaman 400 sebelum masehi. Pada masa Mesir Kuno atau Romawi kuno, Hippocrates seorang ilmuwan di bidang kesehatan memakai cuka sebagai pengobatan dan penyedap masakan.

Pada abad ke-19, cuka kemudian disajikan sebagai dasar saus yang sehat dan lezat, termasuk untuk minuman sejenis koktail.Di masa modern seperti saat ini, ahli gizi dan penemu di bidang kesehatan, terus mengembangkan manfaat dan khasiat cuka bagi manusia. 
Yang lebih mengejutkan, pada 5000 sebelum masehi, cuka yang terbuat dari buah kurma, dipaka untuk mengawetkan makanan, obat tradisional, anti biotik, serta zat pembersih perabotan rumah tangga. 

Pempek Nori Asli Lampung - Jagonya Pempek Keju

Bahan – bahan Cuka Kering

Cuka Kering sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cuka basah atau cuka pada umumnya. Terbuat dari bahan – bahan alami tanpa dibubuhi pengawet atau bahan kimia. Pengawet semacam mono sodium glutamat atau bahan kimiawi bisa menyebabkan berbagai macam penyakit bila dikonsumsi dalam jangka panjang.

Bahan Cuka Kering biasanya menggunakan cabe rawit yang dipilih masih segar, bawang putih, cuka kemudian semua bahan dicampur dalam takaran yang pas. Setelah mengental, cuka dikemas dalam wadah plastik maupun kemasan saji yang disesuaikan oleh label dan produsen.

Dalam setiap kemasan, Cuka Kering ada yang dibentuk dalam ukuran 200 gram, 300 gram, hingga 500 gram. Tergantung pesanan dan produsen yang membuat.

Dengan adanya Cuka Kering para pembeli tidak perlu khawatir, cuka bocor atau tumpah ketika dibawa dalam perjalanan jauh. Bahkan, terkadang pihak imigrasi di Bandara juga melarang bahan – bahan cair. Sehingga membawa Cuka Kering untuk oleh – oleh khas Lampung sangat praktis dan tidak ribet.

Harga Cuka Kering

Di pasaran, Cuka Kering dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau. Mulai dari Rp 10 ribu rupiah, Rp 15 ribu rupiah, Rp 30 ribu rupiah, dan sebagainya. Dari segi ketahanan, Cuka Kering bisa disimpan dan masih awet hingga 6 bulan.

Cara memasak Cuka Kering

Bicara tentang Cuka Keringsebagai oleh – oleh khas lampung, mungkin banyak yang masih bingung bagaimana dengan cara memasak dan pengolahannya.
Yuk, ikuti bagaimana cara memasak Cuka Kering sebagai berikut:
  • Pertama siapkan panci yang sudah diisi air sekitar 200 mili liter
  •  Nyalakan kompor
  •  Panaskan panci di atas kompor 
  • Tambahkan Cuka Kering, lalu aduk – aduk hingga merata. 
  • Biarkan Cuka Kering mendidih, lalu aduk sebentar hingga tekstur jadi mengental
  • Cuka siap disajikan sebagai pelengkap atau cocolan pempek lampung.

Khasiat cuka bagi kesehatan

Tidak hanya menambah kelezatan cita rasa pempek oleh – oleh khas Lampung, cuka ternyata juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Berikut beberapa manfaat cuka bagi kesehatan:


Menurunkan berat badan

Manfaat utama cuka adalah mampu menurunkan berat badan. Keseimbangan kadar asam dapat membantu mengurangi lemak di dalam tubuh. Bahkan, mengonsumsi satu cangkir cuka saat makan, hanya meningkatkan kalori sebesar 25 gram saja. Cukup kecil, kan? Perut kenyang, tapi tidak akan meningkatkan berat badan berlebihan. 

Menambah penyerapan kalsium

Kadar asam asetat di dalam cuka dapat membantu sistem tubuh untuk menyerap mineral penting seperti kalsium, mangan, dan magnesium. 

Menjaga kadar keseimbangan gula darah

Penderita diabetes tipe 2, biasanya juga disebut diabetes kering kerap mengeluhkan rasa lemas dan ngantuk berlebihan. Dengan mengonsumsi cuka secara teratur, kadar gula darah dapat terjaga dan stabil. Sehingga komplikasi parah diabetes seperti kelainan jantung, ginjal atau bahkan amputasi dapat dihindari.

 

Membuang racun

Jika Anda ingin mengonsumsi buah dan sayur yang segar dan sehat, jangan hanya cukup mencuci saja. Tetapi, pastikan mencuci dengan sabun di bawah air bersih yang mengalir. Kemudian, rendam sebentar di dalam air larutan cuka.

Para peneliti, meyakini bahwa cuka bisa menetralisir racun – racun pertanian seperti sebagian besar zat kimia dalam pestisida. Sehingga sayur atau buah yang akan dikonsumsi bisa lebih sehat dan higienis.


Mengatasi iritasi kulit

Mungkin Anda pernah mendengar ungkapan, “perih bagai ditabur garam di atas luka”. Cuka dan garam memiliki efek antibakteri dan antiseptik. Meskipun perih, namun cuka dan garam bisa membunuh kuman dan bakteri yang mungkin bersarang di sekitar luka. Seperti diketahui , luka yang terinfeksi kuman bisa bernanah atau bahkan abses dan bengkak. Nah, karena itu, tidak mengapa terasa perih sebentar, akan tetapi luka akan sembuh seterusnya. 

Melancarkan pencernaan

Seringkali susah buang air besar atau sembelit dan konstipasi membuang perut terasa kurang nyaman. Selain itu, sulit buang air besar juga membuat kotoran menjadi keras dan saluran pembuangan sakit. Nah, mengonsumsi cuka secara rutin juga dapat membantu fungsi organ saluran pembuangan menjadi lebih lancar. Terutama cuka alami yang terbuat dari fermentasi buah apel atau cuka sari apel. Cuka sari apel mengandung banyak serat yang sangat bagus dalam mengikat kolesterol jahat atau asam lemak jenuh yang menyumbah sirkulasi peredaran darah. 
Kadar kolesterol yang sangat tinggi bisa mengakibatkan penyakit stroke atau serangan jantung yang berakibat kematian. Selain itu, serat juga bagus untuk penderita diabetes dalam menjaga nutrisi tanpa mengonsumsi kalori berlebihan. 
**
Nah, ternyata cuka yang selama ini kita konsumsi memiliki kandungan gizi dan manfaat bagi kesehatan yang tidak bisa diremehkan. Semoga pembahasan lengkap tentang Cuka Kering dapat berguna. 


Cuka Pempek Kering Asli (@silvie)


Untuk yang sering makan pempek, pasti sudah tidak asing lagi dengan kuahnya yang berwarna hitam pekat. Pempek memang biasanya disajikan bersama kuah cuko , irisan timun dan sambal. Apapun jenis pempeknya baik pempek lenjer, pempek kapal selam, pempek keriting, pempek adaan dan pempek lainnya tetap dimakan dengan kuah cuko. Karna pempek tanpa cuko seperti makan tanpa garam, kurang afdol rasanya.

Cuko sendiri merupakan bahasa Palembang, yang memiliki pengertian yang sama dengan cuka. Hanya beda pelafalannya. Meskipun begitu cuko tidak sama dengan kebanyakan cuka yang kita temui dipasaran yang berwarna putih bening, biasanya cuka ini dipakai sebagai pelengkap makan bakso.  Sedangkan cuko terbuat dari cuka makanan yang dimasak bersama gula aren atau gula jawa, asam jawa, cabai rawit, ebi kering dan bawang putih. Sebenarnya ada banyak variasi resep cuko di masyarakat, ada juga pedagang yang menambahkan kecap dan tongcai dalam cukonya. 

Cuko palembang biasanya memang memiliki cita rasa yang cukup pedas, karna dipercaya bisa menambah nafasu makan dan karna memang mayoritas penduduknya yang suka pedas. Tapi karna penyebaran kuliner pempek yang semakin luas dan tidak semua orang menyukai pedas, dibuat juga cuko dengan rasa yang manis. Makanya di beberapa pedagang pempek biasanya menambahkan sambal untuk rasa pedasnya.

Ketenaran pempek palembang bukan hanya di kota palembang saja, tapi juga keberbagai pulau dan kota, bahkan sampai keluar Negeri. Menurut CCN Indonesia pada salah satu artikelnya April 2017, pempek yang dikirim dari Indonesia ke luar Negri menjapai 7 ton dalam sehari. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan kuliner indonesia mulai di minati oleh masyarakat baik dalam Negeri maupun Mancanegara. Kepopuleran makanan khas sumatra selatan ini juga turun mengangkat nama indonesia ke mata dunia, melalui kulinernya. 

Karena peminatnya yang terus bertambah dan banyaknya permintaan pempek dari luar kota, selain menjual pempek dalam bentuk matang, pempek juga dijual dalam bentuk mentah. Jadi konsumen tinggal menggorengnya jika ingin dimakan. Jika tidak habis, konsumen bisa menyimpannya kembali dalam kulkas untuk dikonsumsi lagi nanti. Penjualan pempek mentah juga terbilang cukup laris dipasaran. Karena sangat praktis dalam pembuatannya sehingga cocok dijadikan stok camilan dirumah. Selain mengenyangkan pempek juga memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh seperti protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor , zat besi dan omega 3. Meskipun begitu Tentu dalam pengolahannya  perlu diperhatikan. Proses pemasakan yang lama juga akan menyebabkan kandungan vitamin dan mineral tersebut rusak.

Pempek mentah tahan selama 3 sampai 4 hari dalam suhu ruangan, sedangkan jika disimpan dalam freezer pempek bisa tahan 4 sampai 5 minggu. Selain dari bahan baku yang berkulitas agar pempek bisa bertahan lama, proses pengemasannya pun ikut menjadi faktor penting dalam ketahanan produk. Pedagang yang memiliki modal lebih mungkin akan membuat kemasan yang kedap udara agar pempek tahan lama dan juga menghindari pempek terkontaminasi bahan lain saat pengiriman. Selain itu beberapa pedagang juga kembali melumuri pempek yang sudah direbus dengan tepung tapioka, hal ini bertujuan mengurangi kadar air dalam pempek atau penguapan yang terjadi saat proses pengiriman yang bisa menyebabkan tumbuhnya jamur. 

Selain pengemasan pempek, pekerjaan rumah lain yang dihadapi oleh para pembuat pempek adalah bagaimana membuat cuko yang tahan lama dan aman saat didistribusikan ke konsumen. Mengingat jarak dan waktu yang dibutuhkan dalam pengiriman bukan hitungan hanya jam. Dibutuhkan  beberapa hari untuk mengirimkan barang dari tempatnya ke konsumen, bahkan dalam hitungan minggu jika pengirimannya ke luar Negeri. Sedangkan daya tahan cuko lebih pendek dari pada pempek. Dalam suhu ruangan cuko bertahan 1 sampai 2 hari saja, kalaupun bisa mencapai 3 hari biasanya rasanya akan sendikit berubah. Meskipun memiliki cita rasa yang asam, akan tetapi tentu asam dari buah dengan asam karna basi jauh berbeda. Dan karena sifatnya yang cair cuko juga rentan bocor selama proses pengiriman, apalagi jika menggunakan ekspedisi umum yang semua barangnya bercampur baur menjadi satu. Bahkan tak jarang ekpedisi yang menolak pengiriman barang berbentuk cairan meskipun sudah tertutup rapat. Karena kasus tersebut diatas banyak pedagang pempek yang mulai memutar otaknya agar konsumen tetap dapat menikmati pempek dengan cuko tapi juga dengan kulitas cuko yang bagus sehingga tidak mengecewakan nantinya. 

Beberapa tahun belakangan hadir cuko yang telah difermentasi dengan tujuan agar cuko lebih tahan lama. Bahan – bahan  yang dibutuhkannya pun sama, untuk membuatnya pertama –tama bahan utama cuko seperti gula merah, ebi kering, bawang putih dan asam jawa akan terlebih dahulu direbus sampai mendidih dan matang,  setelah matang cuko tersebut kemudian diperam selama beberapa hari dalam suhu ruangan antara 27  sampai 30 derajat celcius. Pada saat pemeraman cuko harus ditutup rapat agar proses fermentasi berkembang dengan baik, dan  pastikan tidak ada udara yang masuk.  Dalam proses pemeraman atau fermentasi biasanya cuko akan mengalami perubahan baik rasa dan warna. Hal ini terjadi karna pada proses fermetasi terjadi perkembang biakan mikroorganisme yang turut membantu dalam pembentukan asam laktat, asetat dan alkohol. Kandungan inilah yang membuat cuko pempek memiliki bau yang lebih pekat  yang khas. Selain itu asam latat yang di hasilkan dari mikroorganisme ini dapat miningkatkan nilai nutrisi dari makanan dan mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang dapat merusak makanan serta membahayakan bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu fermentasi cuko dipercaya mampu membuat cuko lebih tahan lama dan memiliki cita rasa yang kuat. 

Setelah itu masih terkendala dengan bentuk cuko yang masih cair, maka dibuatlah cuko kering.  Bahan cuko kering sendiri tidak jauh berbeda dengan bahan cuko palembang pada umumnya, akan tetapi kandungan air didalamnya lebih sedikit sehingga cuko kering biasanya akan berbentu seperti pasta. Dan ketika akan digunakan cukup ditambahkan dengan air hangat secukupnya dan diaduk rata. 

Jadi sekarang, tidak ada alasan lagi yang bisa menghalangi untuk bisa menikmati pempek khas palembang.
 

Jangan Lupa Baca: FAQ, Cara Pemesanan, Testimoni
 
OLEH - OLEH LAMPUNG | Pusat Makanan Khas Lampung Online | Jalan Bumi Manti 03 Kampung Baru UNILA, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung | Kode Pos 35141 | Support: Onlineshop Indonesia